Rangkuman PPKn BAB 1 Kelas 5 Kurikulum Merdeka

Ringkasan Materi PPKn Kelas 5 BAB 1 "Pancasila dalam Kehidupanku" Kurikulum Merdeka - Pada Unit 1, peserta didik diharapkan dapat menunjukkan dan menceritakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai suatu kesatuan dalam bentuk keimanan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan membiasakannya di dalam kehidupan sehari-hari sebagai ideologi, nilai dan pandangan hidup.

Selain itu, peserta didik juga diharapkan dapat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai dan semangat gotong royong yang berkembang di Indonesia, serta dapat menelaah kedudukan manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan orang lain, menyajikan perbedaan karakter yang ada di lingkungannya, dan menganalisis perilaku terpuji yang harus
ditunjukkan terhadap orang lain dimanapun berada.




Materi BAB 1 Pendidikan Pancasila Kelas 5 Kurikulum Merdeka


1. Pancasila dalam Kehidupanku

Pancasila merupakan petunjuk dalam kehidupan kita sehari-hari yang selaras dengan ajaran agama dan nilai-nilai yang ada di masyarakat. Sukarno mengungkapkan penggalan proses munculnya ide tentang Pancasila, “Aku telah menghabiskan waktu berjam-jam lamanya di bawah sebatang pohon di halaman rumahku, merenungkan ilham yang diturunkan oleh Tuhan, yang kemudian dikenal sebagai Pancasila”.

Sukarno menyampaikan pidato tentang lima prinsip dasar negara pada saat sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada tanggal 1 Juni 1945 yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila.

Gagasan yang disampaikan oleh para pendiri bangsa mengalami berbagai perkembangan hingga akhirnya dihasilkan naskah Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 oleh Panitia Sembilan. Tanggal 18 Agustus 1945, dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia.

Penguatan nilai-nilai Pancasila secara utuh dapat diterapkan oleh kita sebagai anggota keluarga, pelajar dan bagian dari masyarakat. Perilaku yang sesuai dengan Pancasila dapat dilakukan dengan mengembangkan karakter religius yaitu melaksanakan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing, mengembangkan karakter nasionalisme dengan cara menjunjung tinggi nilai semangat kebangsaan Indonesia.

Contoh sikap keteladanan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila :
a. Nilai Keteladanan Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan YME : Menaati perintah Tuhan YME dan menjauhi laranganNya merupakan bentuk perilaku beriman dan bertakwa. Perilaku ini akan berdampingan dengan perilaku positif lainnya terhadap sesama manusia di lingkungan kalian sehari-hari.

b. Nilai Keteladanan Berahklak Mulia : Menghormati sesama manusia merupakan sikap yang harus diterapkan di manapun kalian berada. Perilaku menghormati orang yang lebih tua serta menghargai teman sebaya menjadi salah satu sikap penting untuk menjalankan kehidupan yang damai.

c. Nilai Keteladanan Nasionalisme : Rasa cinta terhadap bangsa dan negara dapat dimulai dengan menanamkan kecintaan terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar. Kita patut bersyukur dan merasa bangga akan negara Indonesia yang memiliki beragam potensi di berbagai bidang.

d. Nilai Keteladanan Gotong Royong : Perilaku yang didasari kasih sayang antarsesama akan menimbulkan praktik kerjasama dan upaya saling membantu, saling menolong dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku gotong royong juga merupakan nilai penting dalam Pancasila yang sudah muncul sejak lama.

e. Nilai Keteladanan Musyawarah Mufakat : Nilai positif dalam menentukan keputusan dengan cara berdiskusi, bertukar pikiran secara bijak dan adil untuk mencapai tujuan bersama.

f. Nilai Keteladanan Patriotisme : Melalui sikap patriot, kita patut mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Toleransi dan berperilaku menghargai orang lain dalam kehidupan kehidupan sehari-hari di tengah peradaban yang ada dilingkungan.

Membiasakan perilaku Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat diterapkan dengan cara sederhana contohnya adalah saat kalian bangun tidur, hal pertama yang harus kalian lakukan adalah membereskan tempat tidur dan menghormati orang yang lebih tua.

Selain di lingkungan keluarga, salah satu contoh penerapan Pancasila di sekolah adalah dengan cara mencium tangan guru sebagai bentuk menghormati orang tua di sekolah. Atau dengan cara membangun kebiasaan membaca buku.


2. Pancasila Kebiasaan Hidupku

Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa didalam kehidupannya menjalankan dua peran yaitu sebagai makhluk individu dan sebagai makhluk sosial. Manusia tidak bisa hidup sendiri, artinya manusia akan selalu membutuhkan manusia lainnya.

NIlai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari misalnya bermusyawarah, menghargai pendapat, kejujuran, gotong-royong, saling membantu dan lain sebagainya. Contoh Penerapan nilai-nIlai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari :

a. Pancasila Sila 1 Ketuhanan yang Maha Esa : Penerapan Pancasila Sila 1 dapat dilakukan dengan cara beribadah dengan sungguh-sunggu sesuai ajaran agamanya masing-masing.

b. Pancasila Sila 2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : Penerapan Pancasila Sila 2 dapat dilakukan dengan cara memperlakukan sesama manusia layaknya memperlakukan diri kita sendiri dengan adil melalui tata krama yang baik.

c. Pancasila Sila 3 Persatuan Indonesia : Penerapan Pancasila Sila 3 dapat dilakukan dengan cara menciptakan keharmonisan ditengah-tengah perbedaan.

d. Pancasila Sila 4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan : Penerapan Pancasila Sila 4 dapat dilakukan dengan cara bijaksana dalam berpendapat atau menerima hasil musyawarah mufakat.

e. Pancasila Sila 5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Penerapan Pancasila Sila 5 dapat dilakukan dengan cara menerapkan prinsip keadilan dalam semua bidang kehidupan.


3. Gotong Royong adalah Ciri Khas Bangsaku

Gotong royong mengandung keharmonisan antar hubungan sesama manusia sebagai penyeimbang di dalam membangun keharmonisan di tengah keberagaman. Berikut contoh gotong royong yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari :

Contoh kegiatan gotong royong di sekolah :
a. Membersihkan lingkungan sekolah.
b. Merapikan perpustakaan.
c. Menanam pohon atau tanaman.
d. Membuat karya seni atau dekorasi.

Contoh kegiatan gotong royong di rumah :
a. Membersihkan rumah
b. Mmencuci piring
c. Memasak
d. Membersihkan halaman

Contoh kegiatan gotong royong di lingkungan masyarakat :
a. Gotong royong membersihkan lingkungan.
b. Gotong royong memperbaiki jalan.
c. Gotong royong membangun fasilitas umum.
d. Membantu tetangga yang sedang berduka atau kesulitan.
e. Gotong royong membuang sampah di lingkungan rumah.


Untuk Rangkuman/Ringkasan Materi Kelas 5 PPKn Semester 1 & 2 Kurikulum Merdeka dapat dilihat secara lengkap dengan cara klik gambar berikut :



Demikian informasi tentang Rangkuman PPKn BAB 1 Kelas 5 Kurikulum Merdeka yang bisa Sinau-Thewe.com bagikan, semoga ada manfaat didalamnya dan terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Rangkuman PPKn BAB 1 Kelas 5 Kurikulum Merdeka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel