Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru

Aturan Terbaru PPG 2024 - Pendidikan Profesi Guru yang selanjutnya disingkat PPG adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan bagi calon guru atau guru untuk mendapatkan sertifikat pendidik.

PPG bertujuan untuk pemenuhan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional Guru sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.




Peserta & Syarat PPG Tahun 2024



Peserta PPG terdiri atas:
  • Calon Guru yang akan mengajar pada Satuan Pendidikan; dan
  • Guru tertentu.

Guru tertentu terdiri atas:
  • Guru penggerak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang belum memiliki Sertifikat Pendidik;
  • Guru yang telah menyelesaikan pendidikan dan latihan profesi Guru namun belum memiliki Sertifikat Pendidik;
  • Guru yang terdaftar dalam data pokok pendidikan dengan status aktif mengajar pada tahun ajaran 2023/2024, belum memiliki Sertifikat Pendidik.
  • Guru yang berasal dari peralihan jabatan fungsional lain yang belum memiliki Sertifikat Pendidik; atau
  • Guru yang telah memiliki Sertifikat Pendidik namun ingin menambah Sertifikat Pendidik yang berbeda.

Peserta PPG yang berasal dari Calon Guru yang akan mengajar pada Satuan Pendidikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Warga Negara Indonesia;
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Memiliki kualifikasi akademik sarjana atau sarjana terapan;
  • Memiliki indeks prestasi kumulatif paling rendah 3,00 (tiga koma nol nol);
  • Tidak terdaftar sebagai Guru pada data pokok pendidikan;
  • Belum memiliki Sertifikat Pendidik; dan
  • Bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Peserta PPG yang berasal dari Guru Tertentu harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Warga Negara Indonesia;
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Memiliki kualifikasi akademik sarjana atau sarjana terapan;
  • Mengajar pada Satuan Pendidikan atau melaksanakan penugasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Belum mencapai batas usia pensiun Guru berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  • Bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.


Tahapan Penyelenggaraan PPG Tahun 2024



PPG diselenggarakan melalui tahapan sebagai berikut:
  • Penerimaan calon peserta PPG;
  • Pembelajaran PPG; dan
  • Uji kompetensi peserta PPG.


Penerimaan Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru



Penerimaan calon peserta PPG dilaksanakan melalui seleksi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian. Seleksi nasional sebagaimana dimaksud terdiri atas:
  • Seleksi administratif;
  • Tes tertulis; dan
  • Wawancara.

Seleksi nasional paling sedikit mempertimbangkan:
  • Penguasaan substansi bidang ilmu; dan
  • Motivasi untuk menjadi Guru.


Pembelajaran Pendidikan Profesi Guru



Pembelajaran PPG menggunakan kurikulum yang disusun dan dikembangkan oleh LPTK dengan berpedoman pada capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum, LPTK dapat bekerja sama dengan:
  • Organisasi profesi Guru;
  • Kementerian/lembaga; dan/atau
  • Dunia usaha atau dunia industri.

Pembelajaran PPG minimal 36 (tiga puluh enam) Satuan Kredit Semester dengan masa tempuh kurikulum 2 (dua) semester. Pembelajaran PPG dilaksanakan dengan cara:
  • Luring;
  • Daring; atau
  • Bauran.
Pembelajaran PPG terdiri atas:
  • Kelompok mata kuliah inti, merupakan kelompok mata kuliah yang wajib ditempuh oleh peserta PPG memuat mata kuliah praktik pengalaman lapangan.
  • Kelompok mata kuliah selektif, merupakan kelompok mata kuliah yang dipilih oleh peserta PPG dari sejumlah pilihan yang disediakan oleh Kementerian.
  • Kelompok mata kuliah elektif, merupakan mata kuliah yang dipilih oleh peserta PPG dari sejumlah pilihan yang disediakan oleh LPTK.

Pembelajaran PPG bagi peserta PPG yang berasal dari Guru penggerak dan Guru yang telah menyelesaikan pendidikan dan latihan profesi Guru dilaksanakan dengan ketentuan:
  • Diberikan setara dengan 36 (tiga puluh enam) Satuan Kredit Semester dengan masa tempuh kurikulum 2 (dua) semester; dan
  • Tidak menempuh pembelajaran.


Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru



Uji kompetensi peserta PPG dilaksanakan setelah pembelajaran PPG. Uji kompetensi  bertujuan untuk mengukur ketercapaian standar kompetensi lulusan. Uji kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas:
  • Ujian tertulis; dan
  • Ujian kinerja.

Uji kompetensi diselenggarakan oleh Kementerian. Peserta PPG yang dinyatakan lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik yang diterbitkan oleh LPTK. Peserta PPG yang belum lulus uji kompetensi dapat kembali mengikuti uji kompetensi sebelum masa studi PPG berakhir.


Untuk lebih jelasnya, silahkan Unduh Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024.


Demikian informasi tentang Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru yang bisa Sinau-Thewe.com bagikan, semoga ada manfaat didalamnya dan terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel