Cara Mendapatkan & Mengaktifkan Akun Pembelajaran dari "Belajar.id"

Akun Pembelajaran Belajar.id - Dalam rangka menjamin kelancaran proses pembelajaran serta memudahkan Pendidik dan Peserta Didik mengakses layanan pembelajaran, Kemendikbud melalui Pusdatin meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id. 

Merujuk pada Surat Edaran Nomor 37 Tahun 2020 tentang Akun Akses Layanan Pembelajaran bagi Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan, peluncuran Akun Pembelajaran juga bertujuan untuk menindaklanjuti Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran.





Tujuan Pembuatan Akun Pembelajaran


  1. Digunakan untuk mendukung kegiatan Belajar Dari Rumah di masa pandemi
  2. Untuk mendukung proses pembelajaran di satuan pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi


Sasaran Akun Pembelajaran



Akun Pembelajaran dapat digunakan oleh :
  1. Peserta Didik Sekolah Dasar / SD dan Program Paket A kelas 5 dan kelas 6
  2. Peserta Didik SMP dan Program Paket B kelas 7 sampai dengan kelas 9
  3. Peserta Didik SMA dan Program Paket C kelas 10 sampai dengan kelas 12
  4. Peserta Didik SMK kelas 10 sampai dengan kelas 13
  5. Peserta Didik SLB kelas 5 sampai dengan kelas 12.
  6. Pendidik pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.
  7. Tenaga Kependidikan yaitu Kepala Satuan Pendidikan dan Operator.


Catatan : Penggunaan Akun Pembelajaran bersifat opsional. Apabila Akun Pembelajaran tidak diakses oleh Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan sama sekali sampai 30 Juni 2021 maka Akun Pembelajaran tersebut akan dinonaktifkan secara otomatis.


Alasan mengapa Akun Pembelajaran dibuat dalam bentuk Akun Google dengan domain @belajar.id :


  1. Pertama, Akun Pembelajaran otomatis mendapatkan akses ke layanan pendukung pembelajaran dalam G Suite for Education yang siap pakai dan telah banyak digunakan publik.
  2. Kedua, pembuatan dan penggunaan Akun Pembelajaran bebas biaya.
  3. Ketiga, penggunaan layanan pendukung pembelajaran dalam G Suite for Education bebas biaya. 
  4. Keempat, sistem Google mampu mengelola puluhan juta akun sekaligus dengan keamanan tingkat tinggi.
  5. Kelima, akun yang sama dapat digunakan untuk mengakses layanan lain milik Kemendikbud, serta berbagai layanan pembelajaran lainnya di luar ekosistem Google.


Untuk pembelajaran di Madrasah dalam rangka digitalisasi pembelajaran. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan bahwa dalam digitalisasi pembelajaran di Madrasah terdapat ada dua reformasi pembelajaran yakni e-office, dan e-learning.


Cara Mendapatkan Akun Pembelajaran



A. Untuk Siswa, Guru, dan Tenaga Kependidikan
  1. Dapatkan nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) Akun Pembelajaran dari Operator Satuan Pendidikan.
  2. Buka halaman mail.google.com, lalu masukkan nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang Anda dapatkan.
  3. Anda akan diminta untuk menyetujui syarat dan ketentuan penggunaan Akun Pembelajaran lalu mengganti akses masuk akun (password) Akun Pembelajaran Anda.
  4. Selamat! Anda sudah dapat menggunakan Akun Pembelajaran baru Anda

B. Untuk Operator Sekolah
  1. Operator Sekolah mengunjungi laman pd.data.kemdikbud.go.id
  2. Login menggunakan akun Operator Sekolah yang terdaftar pada laman sdm.data.kemdikbud.go.id
  3. Setelah berhasil login, klik tombol Unduh Akun.
  4. Pilih Admin untuk akun dan password Admin.
  5. Pilih PTK untuk akun Guru dan Tenaga Kependidikan.
  6. Pilih Peserta Didik untuk akun Peserta Didik.
  7. Setelah di klik, maka secara otomatis akan terdownload file yang dikemas dalam bentuk CSV dimada didalamnya terdapat akun user beserta password.
  8. Kemudian Operator Sekolah dapat membagikan akun tersebut kepada PTK dan Peserta Didik.
  9. Untuk mengaktifkan, silahkan kunjungi laman mail.google.com, login menggunakan akun yang telah dibagikan oleh Operator Sekolah serta menyetujui persyaratan dan ketentuan pengguna yang ditetapkan.
  10. Silahkan ganti Password sesuai keinginan dengan minimal 8 karakter yang terdiri dari huruf besar dan kecil serta berisi angka.


Jenis Layanan Pembelajaran Yang Dapat Diakses Dengan Akun Pembelajaran :



  1. Surat Elektronik (email)
  2. Penyimpanan dan pembagian dokumen secara elektronik
  3. Pengelolaan administrasi pembelajaran secara elektronik
  4. Penjadwalan proses pembelajaran secara elektronik
  5. Pelaksanaan proses pembelajaran secara daring, baik secara sikronus maupun asinkronus.
  6. Rumah Belajar Kemendikbud untuk materi pembelajaran. 


Perlu diketahui, Akun Pembelajaran akan menjadi salah satu jalur komunikasi resmi Kemendikbud untuk Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan. Akun Pembelajaran juga akan digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi resmi Kemendikbud. Materi dan informasi dari Kemendikbud, misalnya terkait Bantuan Pemerintah dan Asesmen Nasional, akan dikirimkan ke alamat pos elektronik Akun Pembelajaran. 


Keamanan Akun Pembelajaran



Keamanan Akun Pembelajaran diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan dalam rangka memberikan perlindungan terhadap:
  1. Kerahasiaan data, informasi, dan/atau dokumen aktivitas Akun Pembelajaran
  2. Kemungkinan terjadinya kelalaian dalam penggunaan dan/atau penyalahgunaan data,
  3. informasi, dan/atau dokumen aktivitas Akun Pembelajaran Kemendikbud melakukan koordinasi teknis perlindungan keamanan data dengan Kementerian/Lembaga terkait.


Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Unduh Meteri Berikut :





Demikian informasi tentang Cara Mendapatkan & Mengaktifkan Akun Pembelajaran dari "Belajar.id" yang bisa Sinau-Thewe.com bagikan, semoga ada manfaat didalamnya dan terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Cara Mendapatkan & Mengaktifkan Akun Pembelajaran dari "Belajar.id""

  1. bagaimana jika ada pendidik yang tidak mendapatkan user akun dari kemendikbud?

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel