Cara Cek Penerima PIP Secara Mandiri Oleh Siswa Melalui SIPINTAR

Sinau-Thewe.com - Cara Cek Penerima PIP Secara Mandiri Oleh Siswa Melalui SIPINTAR - Berikut ini adalah tutorial yang sifatnya umum, bisa digunakan oleh bapak ibu guru, wali kelas, wali murid ataupun lainnya yang berkepentingan untuk memastikan Putra Putrinya mendapatkan bantuan PIP (Program Indonesia Pintar) atau tidak. Bukan hanya pengguna diatas saja yang bisa melakukan cek data, tetapi Peserta Didik pun bisa secara mandiri melakukan cek data. 

Fungsi Cek Penerima PIP Secara Mandiri Oleh Siswa


Berbicara soal fungsi dan manfaat, tentunya segudang manfaat. Yang jelas fungsi utamanya adalah memastikan dirinya terdaftar sebagai penerima PIP atau tidak. Admin Dapodik tentunya memiliki kekurangan dalam mengentry data, mulai dari salah ketik nomor KIP ataupun syarat lainnya yang memenuhi, sampai kurang lengkapnya data yang dibutuhkan, sehingga efeknya PIP tidak cair. Nah, diperlukan bantuan oleh Peserta Didik untuk mem-validasinya agar jika memang layak menerima, maka segeralah melaporkan kepada admin Dapodik sekolah yang bersangkutan agar segera di usulkan.

Langkah-Langkah Cara Cek Penerima PIP Secara Mandiri Oleh Siswa Melalui SIPINTAR 


1. Buka web browser menggunakan Mozilla Firefox, Google Choore ataupun lainnya yang mendukung di komputer ataupun smart phone.
2. Ketik atau kunjungi laman https://pip.kemdikbud.go.id/
3. Kemudian akan tampil halaman beranda atau dashboard seperti gambar dibawah ini :


4. Ada beberapa menu yang terletak di sebelah kiri, langkah selanjutnya adalah klik menu Cek Penerima PIP selanjutnya akan muncul halaman isian data seperti gambar dibawah ini:


5. Kemudian isikan data sebagai berikut :
  • NISN : Pastikan NISN terdaftar secara online
  • Tanggal Lahir : Isikan tanggal lahir dengan format Tahun, Bulan dan Tanggal (YYYY-MM-DD)
  • Nama Ibu Kandung : Sesuai dengan Akta Kelahiran / data online

6. Setelah data diatas di isi dengan benar, klik tombol Cek Data. 
7. Jika muncul keterangan "Siswa Bukan Penerima KIP" berarti data yang dicari berdasarkan isian data diatas, bukan merupakan penerima KIP. Hal ini disebabkana dua alasan, yang pertama belum di usulkan atau yang kedua adalah memang tidak layak di usulkan. Jika layak untuk di usulkan, segeralah menghubungi Operator Dapodik sekolah dengan membawa syarat seperti FC KIP, KPS atau lainnya yang mendukung. Perhatikan gambar dibawah ini :


8. Jika muncul data hasil pencarian seperti gambar dibawah ini, maka data tersebut memang adalah data Penerima KIP di Sekolah tersebut.


9. Tahapan berikutnya adalah silahkan berkordinasi dengan pihak sekolah atau pihak Bank penyalur untuk proses pencairan dengan membawa syarat-syarat pencairan yang dibutuhkan.

Untuk Lebih Lengkapnya, Silahkan Lihat Video Tutorial Berikut Ini :

Demikian informasi atau tutorial tentang Cara Cek Penerima PIP Secara Mandiri Oleh Siswa Melalui SIPINTAR yang bisa Sinau-Thewe.com berikan. Jika informasi ini bermanfaat, silahkan share dan berikan komentar yang membangun. Jika ingin mengetahui informasi lainnya dari Sinau-Thewe.com silahkan ikuti / follow. Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

16 Responses to "Cara Cek Penerima PIP Secara Mandiri Oleh Siswa Melalui SIPINTAR"

  1. kalau tidak keluar 22 nya bagaimana pak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika dua duanya tidak ada, bisa berbagai kemungkinan. Yg pertama mungkin belum atau tidak di usulkan oleh sekolah, hal ini bisa berarti sekolah belum memiliki data lengkap penerima. Yg ke dua, mungkin sekolah sudah mengusulkan tetapi data KIPnya salah, jadi tidak ditetapkan sebagai penerima. Solusinya, silahkan komunikasi dg pihak sekolah terutama Operator Dapodik, cek data yg di inputkan benar atau tidak.

      Delete
  2. dulu anak saya dari kelas 1 sampai kelas 3 sd dapet dan dibuatkan buku tabungan bri juga tapi kenapa sekarang kelas 4 sd dia gak dapet ya

    ReplyDelete
  3. Ditelusuri titik masalahnya dulu kak. Kalo dilihat dari segi aturan, PIP diperuntukan bagi yg memiliki KIP pada jenjang sebelumnya atau ortu memiliki KKS, KHS, Yatim, Piatu, Yatim Piatu dll.
    Kalau dilihat dari segi teknis, dikomunikasikan dg pihak sekolah dulu kak, pastikan data diatas telah di input dengan baik dan benar.
    Kalau dilihat dari segi kebijakan, mungkin keterbatasan karena kuota.

    ReplyDelete
  4. Adik saya selalu dapet kipas sudah terdaftar tetapi dari pihak desa tidak ada yg memberikan kartu KIP nya tapi kartu kartu yang lain misal kartu keluarga sejahtera kartu Indonesia sehat ada.
    Tpi yg aneh KIP tdk ada. Gimna tu solusi nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kartu KIP didapat dari sekolah kak, ngga masalah kalo ngga punya kartunya, kalo misal anak tsb sudah pernah dapat PIP, didata sekolah tinggal melanjutkan saja.

      Delete
  5. katanya kalau sd dapatnya 450rb tapi anak sy hanya 225rb terus skrng anak sy sudah smp apakah masih dapat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih bisa mendapatkan apabila sesuai dengan kriteria / ketentuan kak

      Delete
  6. kak mau nanya, ini adek saya sudah dapat waktu SD, dan sekarang sudah SMP, dan statusnya di SIPINTAR, tidak tertera terdaftar, atau tidak terdaftar, itu saya harus bagaimana yah? mohon bantuannya.. Trimakasih

    ReplyDelete
  7. Hallo bang boleh minta email/no WA? Untuk berbagi dan minta informasi mengenai PIP, karena saya liat website abang sangat lengkap mengenai informasi PIP 🙏

    ReplyDelete
  8. Punten pa kalo anaku punya tapel udah pernah dapet pak 750.tapi yang aku mau tanya buku tabungan di anak saya tapi kartu ATM nya di guru apakah memang kartu ATM nya ga harus di pegang anak saya pak minta info nya pak

    ReplyDelete
  9. Kak data anak sya ad dr thn 2018/2020 tp pas sy cek di sekolah kata nya dananya belum ad turun gimn kak solusinya

    ReplyDelete
  10. Saya dapat beasiswa dari sekolah waktu SMP trs dpt Buku tabungan nya katanya dapat PIP nya sampai kuliah

    ReplyDelete
  11. Kak saya dari SD sampai SMA dapet pip tpi kok saya gak dapet kartu pip yha, apa lagi kemarin pip saya gak turun penyebab e apa yha

    ReplyDelete
  12. Saya juga udah ada data di PIP dari tahun 2018 sampe 2020, tetapi baru cair sekali. Apakah yg 2 sisanya akan cair?

    ReplyDelete
  13. Kalo cara cek untuk madrasah ibtidaiyah bagaimana?

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel