CPNS 2021 Paling Lambat Juni, Guru Melalui Seleksi PPPK

CPNS 2021 - Dilansir dari laman resmi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap, Kepala BKPPD melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi bersama tim mengikuti live streaming Konferensi Pers Capaian Kinerja Akhir Tahun 2020. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui kanal youtube dengan narasumber Menteri PANRB Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Mengutip pernyataan yang disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana, bahwa beliau memastikan akan ada seleksi CPNS di 2021 untuk memenuhi kebutuhan pegawai dan diselenggarakan selambat-lambatnya pada Juni.




Beliau juga menambahkan, "diperkirakan formasi dapat ditetapkan bulan Mei. Untuk pelaksanaan tes paling lambat bulan Juni sudah harus dimulai agar bulan Desember sudah bisa diselesaikan seluruh proses seleksi CPNS-nya".

Bima menjelaskan, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tetap akan dilakukan dalam tes CPNS 2021. Kementerian PAN RB bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyiapkan soal-soal dan jumlahnya juga akan ditambah.

Kepala BKN juga mengatakan tidak akan ada lagi penerimaan Guru sebagai CPNS. Beliau menyebut para Guru dialihkan melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Kami sepakat bahwa untuk Guru itu akan beralih menjadi PPPK jadi bukan CPNS lagi. Kedepan, kami akan menerima Guru bukan dengan status CPNS, tapi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," ujar Bima.

Menurut Bima, perekrutan Guru sebagai PPPK akan membantu pemerintah menyelesaikan persoalan distribusi Guru secara nasional. Karena kalau CPNS setelah mereka bertugas 4 sampai 5 tahun biasanya mereka ingin pindah lokasi. Dan itu menghancurkan sistem distribusi Guru secara nasional. 20 tahun kami berupaya menyelesaikan itu, tetapi tidak selesai dengan sistem PNS," ungkapnya.

Bukan hanya itu, Tenaga Kepegawaian lain seperti Dokter, Perawat, dan Penyuluh akan direkrut PPPK.

Bima mencontohkan, di berbagai negara maju lebih banyak jumlah PPPK daripada PNS. "Sebenarnya best practice di negara-negara maju juga melakukan hal yang sama. Jumlah PPPK di negara maju sekitar 70-80 persen, PNS-nya hanya 20 persen. Untuk hal-hal yang sifatnya pelayanan publik status kepegawaian adalah PPPK".


Demikian informasi tentang CPNS 2021 Paling Lambat Juni, Guru Melalui Seleksi PPPK yang bisa Sinau-Thewe.com bagikan, semoga ada manfaat didalamnya dan terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CPNS 2021 Paling Lambat Juni, Guru Melalui Seleksi PPPK"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel