Contoh Soal Rilis Ujian Nasional Mapel Matematika Tahun 2019 Jenjang SMA / MA (IPA)

Pada kesempatan kali ini Sinau Thewe akan membagikan contoh soal rilis Ujian Nasional mata pelajaran Matematika beserta penjelasannya Tahun 2019 untuk Jenjang SMA / MA jurusan IPA, berikut penjelasannya :

Dikutip dari laman https://puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un/ bahwa lingkup materi yang diujikan pada mata pelajaran Matematika SMA / MA jurusan IPA adalah Aljabar, Kalkulus, Geometri dan Pengukuran, serta Statistika. Level kognitif yang diujikan meliputi pengetahuan dan pemahaman, aplikasi dan penalaran.

Contoh Soal

A. Level Pengetahuan dan Pemahaman

Contoh soal pemahaman rutin pada materi sistem pertidaksamaan linier.

Soal 1

Perhatikan gambar berikut :
Daerah yang diarsir pada gambar diatas merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan...
Kunci Jawaban : C

Pembahasan Jawaban :

Pembahasan :
Soal ini mengukur pemahaman siswa tentang konsep daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variable. Bentuk soal tersebut sering dibahas dalam pembelajaran di kelas karena merupakan konsep awal yang perlu dipahami oleh siswa sebelum mempelajari konsep program linier, sehingga cukup banyak siswa yang menjawab benar soal ini yakni mencapai 51%. Untuk menyelesaikan soal ini, terlebih dahulu siswa menentukan persamaan garis sesuai dengan grafik daerah penyelesaian yang diberikan. Selanjutnya, siswa harus menguji beberapa titik yang termasuk di daerah arsiran untuk dapat menentukan bentuk pertidaksamaan yang tepat.

Soal 2

Diberikan tabel hasil produksi minyak bumi dari tahun 2004 sampai 2010 dalam juta barel sebagai berikut :

Penurunan hasil produksi bumi terbesar terjadi pada tahun....
A. 2005
B. 2006
C. 2007
D. 2008
E. 2009
Kunci Jawaban : B

Pembahasan Jawaban :
Tahun 2005 -> terjadi penurunan sebesar 353 - 341 = 12
Tahun 2006 -> terjadi penurunan sebesar 341 - 322 = 19
Tahun 2007 -> terjadi penurunan sebesar 322 - 306 = 16
Tahun 2008 -> terjadi kenaikan sebesar 312 - 306 = 6
Tahun 2009 -> terjadi penurunan sebesar 312 - 306 = 11
Jelas bahwa penurunan terbesar terjadi pada tahun 2006

Pembahasan :
Soal ini mengukur kemampuan siswa dalam membaca data yang disajikan dalam bentuk tabel. Siswa harus paham dan teliti dalam membaca data pada tabel, tahun berapa saja terjadi penurunan dan berapa besar penurunannya. Membaca data bukanlah kompetensi yang kompleks tetapi merupakan pondasi yang harus dikuasai untuk dapat memahami dan menyelesaikan permasalahan matematika khususnya berkenaan dengan statistika, namun banyak siswa yang menjawab benar soal ini hanya menjacapai 42%.


Soal 3


Suatu perusahaan keramik "Berkilau Jaya" dapat memproduksi 300 buah keramik setiap bulan. Setelah menambah tenaga kerja, produksi perusahaan tersebut mengalami peningkatan tetap sebesar 25 buah setiap bulannya. Banyaknya keramik yang diproduksi selama 12 bulan adalah...
A. 5250 buah
B. 6000 buah
C. 6250 buah
D. 6500 buah
E. 7050 buah
Kunci Jawaban : A

Pembahasan jawaban :
Banyak keramik yang diproduksi setiap bulan mengikuti barisan aritmatika

Pembahasan :
Soal ini mengukur kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman konsep barisan deret aritmatika dalam suatu masalah kontekstual. Bentuk soal seperti ini cukup sering dijumpai dalam pembahasan di kelas, yang berbeda hanya konteks masalah yang digunakan. Oleh sebab itu, persentase siswa yang menjawab benar soal ini mencapai 42%. Untuk menyelesaikan soal ini, siswa terlebih dahulu harus mengidentifikasi apakah permasalahan terkait deret geometri atau deret aritmatika. Selain itu, siswa juga perlu mengidentifikasi apakah permasalahan terkait menentukan suku ke-n ataukah jumlah sampai suku ke-n. Pada soal ini, permasalahan yang diberikan terkait dengan deret aritmatika. Kemudian, siswa mensubstitusikan nilai-nilai yang diperlukan ke dalam rumus deret yang sesuai.


Soal 4

Pada saat praktikum kimia terdapat 7 larutan, terdiri dari 4 larutan P dan 3 larutan Q. Jika dari larutan tersebut dipilih tiga larutan secara acak, banyannya cara memilih 2 larutan P dan 1 larutan Q adalah...
A. 7 cara
B. 9 cara
C. 12 cara
D. 18 cara
E. 21 cara
Kunci Jawaban : D

Pembahasan Jawaban :
Banyak cara memilih 2 larutan P dari 4 larutan P adalah :
Banyak cara memilih 1 larutan Q dari 3 larutan Q adalah :
Jadi, banyak cara memilih 2 larutan P dan 1 larutan Q adalah :

Pembahasan :
Soal ini mengukur kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang kaidah pencacahan, dalam hal ini pengaplikasian konsep kombinasi. Untuk menyelesaikan soal ini, siswa terlebih dahulu harus mengidentifikasi apakah permasalahan yang diberikan berkaitan dengan kombinasi ataukah permutasi. Bentuk permasalahan serupa cukup sering diberikan dalam bembelajaran di kelas dan juga buku pembelajaran, misalnya permasalahan serupa yang menggunakan konteks pengambilan bola atau kelereng dari suatu wadah. Meskipun permasalahan dalam soal ini terbilang rutin, persentase banyak siswa yang menjawab benar belum terbilang tinggi yakni hanya mencapai 35%. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian siswa belum mampu mengaplikasikan konsep kombinasi dalam menyelesaikan suatu permasalahan matematika.


B. Level Penalaran

Contoh soal menganalisis pada materi ukuran pemusatan data

Soal 5

Diketahui : 7, 6, 2, p, 3, 4, Jika rata-rata dari data tersebut sama dengan mediannya, banyaknya nilai p yang mungkin untuk p bilangan asli adalah...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Kunci Jawaban : B

Pembahasan Jawaban :
Kasus 1 :

Kasus 2

Kasus 3

Dari ketiga kasus di atas, nilai p yang mungkin adalah p = 5 dan p = 8.

Pembahasan :
soal ini sangat membutuhkan kemampuan bernalar siswa. Untuk dapat menyelesaikan soal ini, pembahaman siswa terlait konsep median dan rata-rata haruslah kuat. Pertama, siswa perlu paham bahwa untuk menentukan median maka data harus diurutkan terlebih dahulu dari data terkecil. Selanjutnya, siswa harus menganalisis kemungkinan posisi nilai p data tersebut. Untuk setiap kemungkinan posisi nilai p, siswa dapat menentukan nilai p yang sesuai dengan memperhatikan persyaratan yang ditentukan (nilai rata-rata dengan mediannya). Jenis soal yang membutuhkan kemampuan menganalisis seperti soal ini, jarang ditemui oleh siswa sehingga banyak siswa yang menjawab benar soal ini cukup sedikit yakni hanya mencapai 19%.

Contoh soal non rutin pada materi barisan dan deret aritmatika

Soal 6

Dalam rangka memberingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, Desa X mengadakan lomba mengambil kelereng dari wadah yang sama atau berbeda dengan aturan sebagai berikut :
a. Setiap tim terdiri dari 5 orang dan setiap anggota kelompok harus mengambil kelereng sesuai urutannya.
b. Pada pengambilan putaran pertama (5 orang secara bergantian) hanya diperbolehkan mengambil masing-masing satu kelereng.
c. Pada putaran kedua, orang pertama setiap kelompok mengambil 2 kelereng dan selalu bertambah 3 kelereng untuk peserta pada urutan berikutnya dalam kelompok tersebut.
d. Pada urutan selanjutnya, setiap anggota tim mengambil 3 kelereng lebih banyak dari anggota sebelumnya.
Tim A beranggotakan Andi, Beny, Dani dan Eko (urutan pengambilan kelereng sesuai dengan urutan abjad awal nama). Bersamaan dengan habisnya waktu, ternyata Tim A berhasil mengumpulkan 265 kelereng. Banyak kelereng yang berhasil diambil pada pengambilan terakhir oleh salah sati anggota Tim A adalah....kelereng.
Kunci Jawaban : 38

Pembahasan Jawaban :
berikut adalah ilustrasi pengambilan kelereng dalam permainan :
Terlihat bahwa mulai putaran 2, banyak kelereng yang diambil setiap anggota kelompok membentuk barisan aritmatika yakti 2, 5, 11, 14, 17, 20, .....
Diketahui bahwa total kelereng yang berhasil diambil sebanyak 265 kelereng. Berdasarkan ilustrasi pengambilan kelereng yang tertulis pada tabel, didapat bahwa :


Pembahasan :
Untuk menyelesaikan soal ini dibutuhkan daya nalar yang cukup tinggi. Permasalahan pada soal terkait deret aritmatika, namun hal tersebut tidak terlihat secara eksplisit. Konteks permasalahan yang digunakan berkenaan dengan alur permainan dalam suatu perlombaan. Siswa perlu membaca setiap informasi yang diberikan dan membuat ilustrasi alur permainan tersebut. Selanjutnya, siswa perlu menganalisis bagian mana dalam alur permainan tersebut yang dapat dihubungkan dengan konsep deret aritmatika untuk kemudian menentukan strategi penyelesaian yang tepat. Bentuk soal ini berbeda dengan bentuk soal aplikasi barisan atau deret yang biasa dijumpai siswa baik dalam pembelajaran di kelas maupun dalam buku teks pelajaran dimana strategi penyelesaiannya dengan jelas terlihat oleh siswa. Terlebih lagi soal ini berbentuk isian singkat dan siswa tidak meiliki kesempatan untuk kenebak jawaban, sehingga hanya 2.6% siswa yang menjawab benar.

Demikian contoh soal yang bisa dibagikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Soal Rilis Ujian Nasional Mapel Matematika Tahun 2019 Jenjang SMA / MA (IPA)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel